Jumat, 19 November 2010

Kembalikan Hidup Ku,,


Ada yang ingin bercerita sesuatu, aku yang sekarang ini lagi di lilit krisis kantongku, tapi berusaha tak ku tampakkan di depan teman-teman, karena permasalahan khusus masalah ekonomi, tak pantas menurutku untuk ku umbar-uambarkan. Masalah rezeki ku serahkan pada sang Ilahi, yach walaupun terkadang ada kecemburuan dikit-dikit, yach penyakitku sich. Trus kalau di tanya masalah hati, harus seperti apa ku jawab. Sumpah, aku harus berkata jujur gimana lagi, terkadang aku memaklumi ... tapi disisi lain, ada kecemburuan yang ingin berusaha memahamkan sifatku ini.
"Lebih baik aq bermasalah diorganisasi, drpd bermasalh dihubungan.. Aq sayang km mas.. Aq bth kamu dsamping qu..."[1]
Aku senang, ternyata aku punya pengaruh penting dalam masalah-masalahnya yang di hadapi saat posisi seperti ini. tapi dengan realita yang ku pahami, ternyata tak sebanding yang ku pahami ... ia benar-benar sibuk dengan organisasi nya. Hubungan ia dengan teman-teman yang lain, jujur membuatku cemburu, entah ia sengaja berniat membuatku cemburu atau seperti apa, emang rasa perhatiannya di aku tak kurang, tetapi perhatian teman-teman pada dirinya seakan ingin memberitahuku, apa pentingnya diriku terhadapnya,,, dengan berbagai masalah yang dialaminnya, posisi ku tak begitu berarti dalam membantunya. Emang dalam permainan kata-kata sering di katakan kalau aku yang diutamakan, kalau hubungan ini berjalan lancar, ia akan menjalani masalah-masalahnya dengan tak beban hati ... entah kepahaman seperti apa yang aku berusaha mensikapinya. Seakan aku ini hanyalah pelampiasan masalahnya ... pelampiasan yang di maksud, sekiranya ia sudah tidak tahan dengan keadaan ... pasti aku di sampingnya sebagai penenangan hati.. teman-teman yang lain berusaha memberikan motivasi, sering memarahinya dalam hal positif.. apa fungsi seorang pacar tak bisa demikian. Mungkinkah aku bisa seperti teman-temannya, memberikan motivasi .. semangat, sama-sama menjalani masalah trus mencari solusi,,, entah aku bingung .. kenapa bisa berpikiran seperti ini.
Pribadinya di bentuk dalam organisasi, organisasi memberikan arti penting bagi dirinya, sedang aku datang dengan begitu saja, merebut cintanya ... yang seandainya sungguh menyenangkan bila ia jadian dengan seseorang yang sudah bergelut dengan dirinya dalam organisasi, ia yang sikapnya sudah dibentuk, enaknya bisa jadian dengan seseorang yang sudah memberikan arti penting dalam hidup ... jawaban cinta baginya, sungguh amat mengesankan bila ia menemukan pacar/pendamping hidup dalam organisasi.. justru aku tidak sebanding pengaruh dalam hidupnya ...
Sesaat kemarin, lontaran pilihan baginya, entah cinta atau organisasi yang dipilihnya, sungguh amat menyakitkan aku mendengarnya, tapi secara hakiki, itulah jawaban yang bijak. Dengan berusaha menenangkan hati ini, benar dengan sebenranya ku pahami, ia tak menyadarinya ... kalau aku ini butuh perhatian,, trusss oragnisasi nya gimana??? Biarlah semua yang menjawab ...
Aku seakan tersesat dalam hidup ini, kian hari, aku sering merasakan sakit bathin dari prilakunya... aku kasihan pada dirinya, dalam beban organisasi yang dipikulnya, tentulah aku menjadi bahan pikirannya. Aku tidak berniat menambah beban masalahnya ... masalah organisasi cukuplah memusingkan, takut aja dengan sikapku ini, bebannya bertambah. Tapi terserah ia,,, aku tidak tahu ...

Bingguuuuunnnnnnnnnggggg akuuuuu
Berusaha mengakhiri rasa ini, tapi jalan putus bukan keinginanku. Aku mau berdiam diri dulu,,,, cintaku ingin ku diam kan di hati tersakiti ... dalam menanti kesediannya dalam memahami posisiku, aku kan selalu sabar menanti nya ... cinta ini sudah berlalu, aku masih belum dewasa akan semua ini ........

Friday , November 05, 2010


[1] Sms 2 – Nov - 2010 19 : 11 : 28, dengan redaksi yang benar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar